Rabu, 19 Juni 2013

Surat untuk Ibu Pertiwi
Galih Dwi Hardiyan

Di tengah tanah yang kaya
Di tengah udara yang dihirup
Rakyatku sedang merana
Hanya kar'na mahalnya hidup

Permata biru yang menjajar
Menagungkan nama Tuhan
Rakyatku sedang haus dan lapar
Hanya kar'na BBM yang jadi beban

Inilah surat untuk Ibu Pertiwi
Yang kutulis di secarik kertas ini
Dengan semua jejak anakmu ini
Yang merana di negeri ini

Kita kaya akan pangan
Kita kaya akan alam
Banyak dari kita berpangku tangan
Itulah sedih yang paling dalam
\\
Di tengah penderitaan kini
Wakil kita hanya terdiam
Melihat jeritan anak Ibu Pertiwi
Dan duduk dengan santainya

Inilah surat untuk Ibu Pertiwi
Yang kutulis di secarik kertas ini
Dengan semua jejak anakmu ini
Yang merana di negeri ini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar