Surat untuk Ibu Pertiwi
Galih Dwi Hardiyan
Di tengah tanah yang kaya
Di tengah udara yang dihirup
Rakyatku sedang merana
Hanya kar'na mahalnya hidup
Permata biru yang menjajar
Menagungkan nama Tuhan
Rakyatku sedang haus dan lapar
Hanya kar'na BBM yang jadi beban
Inilah surat untuk Ibu Pertiwi
Yang kutulis di secarik kertas ini
Dengan semua jejak anakmu ini
Yang merana di negeri ini
Kita kaya akan pangan
Kita kaya akan alam
Banyak dari kita berpangku tangan
Itulah sedih yang paling dalam
\\
Di tengah penderitaan kini
Wakil kita hanya terdiam
Melihat jeritan anak Ibu Pertiwi
Dan duduk dengan santainya
Yang kutulis di secarik kertas ini
Dengan semua jejak anakmu ini
Yang merana di negeri ini