Kamis, 23 Mei 2013


Lika Liku si Penyumbang
Galih Dwi Hardiyan

Berangkat dari pelosok negeri
Hanya berbekal doa dan diri
Tiada teman yang menemani
Hanya Tuhan yang tahu pasti

Ku tinggalkan negeriku
Hanya berbekal doa seorang ibu
Dengan semangat yang membaharuiku
Dengan asa dan harapan dari diriku

Secercah harapan bersinar cerah
Dari seberang sana
Membawa nama nusa dan bangsa
Juga untaian harapan

Setelah tiba di seberang sana
Ku terdiam tanpa kata
Walau cahaya gemerlapan
Di sana seperti tak ada harapan

Harapanku pupus sudah
Doaku pudar sudah
Aku hanya merintihkan setetes air mata
Untuk daku dan mereka 

Mereka terpojok dalam kesendiriannya
Dibuang dan tak dilihat
Dicerca dicela
Tapi semangat berkaryamu di negeri seberang
tak pernah pudar

Dengarkanlah suara mereka
Perjuangan hidup mereka hanya 
setetes air dalam samudra
Mereka merintih akan duka mereka
Kita harus memperjuangkan api semangat mereka

Itulah lika-liku si penyumbang
Datang ke sana tanpa uang
Dibuang dari sana untuk pulang
Entah karena apa mereka harus pulang

Biarlah Tuhan yang tahu
Yang mengerti dan Maha tahu
Semua masalah yang berlalu
Biarkanlah dimakan waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar