Lika Liku si Penyumbang
Galih Dwi Hardiyan
Berangkat dari pelosok negeri
Hanya berbekal doa dan diri
Tiada teman yang menemani
Hanya Tuhan yang tahu pasti
Ku tinggalkan negeriku
Hanya berbekal doa seorang ibu
Dengan semangat yang membaharuiku
Dengan asa dan harapan dari diriku
Secercah harapan bersinar cerah
Dari seberang sana
Membawa nama nusa dan bangsa
Juga untaian harapan
Setelah tiba di seberang sana
Ku terdiam tanpa kata
Walau cahaya gemerlapan
Di sana seperti tak ada harapan
Harapanku pupus sudah
Doaku pudar sudah
Aku hanya merintihkan setetes air mata
Untuk daku dan mereka
Mereka terpojok dalam kesendiriannya
Dibuang dan tak dilihat
Dicerca dicela
Tapi semangat berkaryamu di negeri seberang
tak pernah pudar
Dengarkanlah suara mereka
Perjuangan hidup mereka hanya
setetes air dalam samudra
Mereka merintih akan duka mereka
Kita harus memperjuangkan api semangat mereka
Itulah lika-liku si penyumbang
Datang ke sana tanpa uang
Dibuang dari sana untuk pulang
Entah karena apa mereka harus pulang
Biarlah Tuhan yang tahu
Yang mengerti dan Maha tahu
Semua masalah yang berlalu
Biarkanlah dimakan waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar